Jul 13, 2010

Penculikan UFO di Hutan Allagash

13 Juli 2010

Empat orang - Jack Weiner, Jim Weiner, Chuck Rak, dan Charlie Foltz - mengatakan bahwa mereka mengalami pertemuan menakutkan dengan alien ketika berkemah di hutan Allagash. Mereka telah diculik, tetapi seakan-akan tengah dihipnotis, tak seorang pun dari mereka yang menceritakan kejadian ini pada orang lain.


Mimpi Buruk

Selama bertahun-tahun, Jack Weiner terganggu oleh mimpi buruk. Dia tidak menceritakannya pada siapa pun tentang hal ini kecuali istrinya, Mary.

"Aku mulai mimpi buruk, mimpi buruk yang benar-benar dahsyat yang bahkan tidak bisa kujelaskan. Aku menemukan diriku di sebuah ruangan yang sangat cerah menyala. Aku tak tahu dimana aku atau mengapa aku ada di sana. Di sebelah kiriku, aku bisa melihat adikku Jim, Chuck Rak, dan Charlie Foltz duduk di bangku. Mereka semua telanjang. Aku bertanya-tanya mengapa mereka tidak membantuku, karena aku merasa sepertinya aku dalam bahaya, dan saat aku mencoba untuk mencari tahu, aku melihat sesosok bayangan gelap yang muncul dari cahaya terang di depanku. Setelah itu aku akan bangun, berkeringat, dan terengah-engah."


Pada tahun 1988, saudara kembar Jack, Jim, mengaku bahwa ia juga dihantui oleh mimpi buruk yang sama persis, "Selalu ada hal-hal yang sama di dalam mimpi itu. Makhluk aneh, rasa tak berdaya, yang pada akhirnya terpotong tiba-tiba ketika aku terbangun."

Dalam setiap mimpi, si kembar, Jack dan Jim Weiner, selalu ada bersama dengan Charlie Foltz dan Chuck Rak. Mereka adalah teman dekat Jack dan Jim sejak dari bangku sekolah. Mereka bertanya-tanya apakah mimpi buruk tersebut memiliki hubungan dengan perjalanan berkemah 12 tahun lalu di Maine.


Kejadian di Hutan Allagash

Pada bulan Agustus 1976, Jack Weiner, Jim Weiner, Chuck Rak, dan Charlie Foltz menghabiskan dua minggu mereka di Allagash, yang terbentang seluas ribuan hektar di negara bagian Maine, bagian utara Amerika Serikat.

Pada malam kedua mereka di sana, Jim melihat benda terang di langit. "Benda itu hanya mengambang di atas puncak pohon, tampaknya tidak akan bergerak ke arah manapun. Aku mengamatinya melalui teropong sekitar 15 sampai 30 detik, dan tiba-tiba dalam sekejap mata benda itu pergi seketika. Ada sesuatu yang aneh ketika benda itu pergi, sesuatu yang tidak beres. Tapi aku benar-benar tidak memikirkannya."

Walaupun ada kejadian tersebut, mereka masih tetap berada di Maine. Sampai pada hari keempat, sesuatu yang aneh kembali muncul. Hari itu, mereka memutuskan untuk mencoba memancing ikan pada malam hari di danau. Mereka membuat api unggun untuk menandai perkemahan mereka.

Begitu selesai memancing dan turun dari kano, Chuck Rak adalah orang pertama yang menyadari bahwa mereka tidak sendirian. "Aku merasa ada seseorang menatapku dari belakang, aku berbalik. Dan tiba-tiba saja aku melihat bola cahaya yang besar, bersinar. Bola cahaya besar itu tampak persis seperti apa yang kami lihat dua malam sebelumnya."

Cahaya itu bergolak, seperti miniatur matahari. Sangat, sangat cerah. Bahkan cahayanya mampu menyalakan puncak pohon seperti siang hari, dan cahaya itu benar-benar diam. Charlie lalu mengirimkan pesan darurat (SOS) lewat cahaya senternya. "Ketika cahaya itu datang mendekat dan semakin dekat, aku panik dan menjatuhkan senterku. Yang kupikirkan hanyalah bagaimana caranya aku bisa kembali ke perkemahan. Aku tidak melihat lagi ke belakang.

Menurut Jack Wainer, "Aku ingat aku melihat benda itu dari balik bahuku, mencoba mengawasi, karena cahaya itu datang dari arah belakang. Cahaya itu sangat dekat, dan tak berapa lama sudah ada di atas kami. Kami berpikir kami tidak bisa lari lagi."

Kemudian, tiba-tiba, cahaya itu melesat sangat jauh, sangat cepat, dan dalam beberapa detik, rasanya seperti bintang, hanya seperti salah satu cahaya di langit malam yang biasa ditemui. Menurut Chuck Rak, "Aku ingat waktu itu aku turun dari kano, dan kembali ke perkemahan. Dan aku ingat tidak ada kepanikan. Orang-orang tampak sangat santai."

Keempat orang itu setuju bahwa mereka berada di danau kurang dari 20 menit. Api unggun harusnya masih menyala, bahkan untuk beberapa jam ke depan. Namun yang tersisa hanya tinggal bara api saja.


Usaha Pemecahan Masalah

Tahun demi tahun berlalu. Mereka sudah menceritakan kepada teman-teman dan keluarga tentang penampakan UFO, tapi tidak ada yang benar-benar percaya. Bahkan mereka sendiri mulai tidak mempercayai kejadian itu. Lalu Jim dan Jack Weiner mulai mengalami mimpi buruk. Akhirnya, Jim menghubungi seorang peneliti UFO, Ray Fowler, untuk membantunya.

Fowler menyarankan pada keempat lelaki itu untuk menjalani hipnoterapi untuk memperjelas sebenarnya apa yang terjadi malam itu. Di bawah pengaruh hipnotis, mereka menceritakan kejadian yang mengejutkan. Ternyata mereka telah diculik UFO.

Berbeda satu sama lain, keempat orang tersebut menceritakan pengalamannya. Mereka berkata bahwa mereka diambil oleh pesawat yang bercahaya. Alien, yang ada di dalamnya, memaksa mereka untuk telanjang. Dan kemudian mengambil sampel kulit, darah, urin, dan air mani dari masing-masing mereka.


Ini cuplikan kisah dari keempat orang itu:

Jim Weiner: "Mereka - mereka - mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Aku merasa seperti ingin - yang pertama yang datang mendekatiku - aku ingin mencekiknya. Aku tidak suka hal-hal seperti ini. Aku tidak peduli dari mana mereka berasal. Mereka seharusnya tidak melakukan hal seperti ini pada orang-orang."

Jack Weiner: "Mereka di sana. Wajah mereka tepat di wajahku. Aku tidak tahu kenapa. Aku tidak ingin tahu. Aku tidak ingin tahu apa yang mereka inginkan. Mereka mengatakan sesuatu. Dalam kepalaaku aku mendengar mereka berkata, 'Jangan takut. Lakukan apa yang kita katakan. Lakukan saja apa yang kita katakan.'"

Charlie Foltz: "Ruangan ini seperti ruangan seorang dokter. Aku merasa dingin di sini, seperti ruangan dokter yang dingin. Mereka menempatkan sebuah panel di atas dadaku. Kemudian mereka mengikis kulit lengan dan dada, kaki dan paha. Kita tidak seharusnya ada di sini. Aku hanya - aku hanya terus berpikir, 'Aku ingin kembali ke perkemahan.'"

Chuck Rak bahkan bisa melihat apa yang alien lakukan kepada Charlie: "Aku melihat beberapa jenis perangkat di tubuh Charlie. Mereka memiliki - ini tampak seperti keperakan, tampaknya seperti - seperti memiliki kurva di atasnya. Ini hampir seperti - seperti sesuatu yang menyebalkan. Seperti dia masih sakit. Kita - kita tidak bisa membantunya. Yang bisa kita lakukan hanya mengawasinya."


Pandangan Para Ahli

Bagi para skeptis, bagaimanapun, cerita tentang penculikan alien tidak masuk akal. Beberapa dari mereka mengajukan teori, termasuk seorang psikolog, Dr William Cohn, bahwa gambar-gambar atau film horor mungkin telah memicu pikiran orang-orang untuk berkhayal tentang penculikan UFO. "Gejala ini merupakan pengaruh media. Orang-orang mendengar tentang kasus-kasus serupa di TV. Mereka pikir mungkin mereka memiliki pengalaman yang sama dengan yang terjadi di media."

Dr John Mack, seorang psikiater dan penulis, mengatakan, "Biasanya, kejadian seperti ini dialami oleh orang-orang yang tidak tertarik pada kasus-kasus penculikan, tidak pernah membaca berita atau kasus-kasus seperti ini, tidak terbiasa dengan makhluk asing, dan kemudian terkejut ketika mereka mendengar orang lain memiliki pengalaman-pengalaman seperti ini, atau ada isi berita di media yang membicarakan kasus seperti ini."


Penutup

Hal yang paling mendasar mengenai peristiwa penculikan alien di atas adalah, apakah peristiwa itu bisa dipercaya. Jika tidak, berarti peristiwa tersebut tidak pernah terjadi alias hoax, seperti yang dikatakan oleh orang-orang skeptis, kejadian yang tidak masuk akal. Tapi jika benar, maka peristiwa ini adalah peristiwa yang luar biasa. Bahwa alien yang diperdebatkan keberadaannya selama ini memang benar-benar ada. Yah, seperti kata Charlie Forltz ketika ditanya kebenaran peristiwa ini, "Peristiwa ini benar-benar terjadi. Jika Anda percaya, itu bagus. Tapi jika Anda tidak percaya, aku tidak peduli."


Sumber: http://www.unsolved.com/, http://www.ufocasebook.com/


No comments:

Post a Comment